+62 813-5232-0759
cu_bonaventura@hotmail.com
Singkawang, Kalimantan Barat, INA. 79251
blog-img
30/12/2019

Mengatur keuangan untuk penghasilan tidak tetap

bibil | Umum | 231

Ada banyak pekerjaan yang orang-orang lakukan. Dari pekerjaaan itu diperoleh penghasilan. Ada yang rutin dan tetap jumlahnya setiap bulan, setiap minggu, ada juga per hari kerja. Ada pula yang tidak tetap jumlah yang didapat sekaligus tidak pasti kapan dapatnya.
Berkaitan dengan mengelola keuangan, nampaknya memang yang penghasilan tetap setiap bulan lebih mudah dikelola. Tapi di sisi lain, pendapatan yang tidak tetap juga menjadi tantangan tersendiri bagi yang menjalaninya. Lalu bagaimana tips menghadapinya ?
Banyak di antara anggota CU Bonaventura yang memiliki penghasilan tidak tetap jumlahnya dan tidak pasti kapan dapatnya. Pada saat diklat atau PKA mereka berbagi tips agar keuangan mereka tetap sehat. Berikut rangkumannya :

Mengetahui Penghasilan Rata-rata
Walaupun penghasilan yang diterima tidak tetap, tapi sepanjang masih tekun bekerja pasti ada nilai  penghasilan paling rendah dan paling tinggi yang didapat setiap bulan. Nilainya ini yang perlu diketahui agar bisa dibuat nilai rata-rata penghasilan tiap bulan.
Untuk tujuan mengelola keuangan yang digunakan adalah penghasilan terendah yang bisa didapatkan. Apabila mendapat di atas penghasilan terendah bisa digunakan untuk dana cadangan atau dana darurat. Ketika mengajukan pinjaman, penghasilan yang disampaikan adalah nilai penghasilan yang paling rendah. 

Membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja
Setelah mengetahui berapa penghasilan yang paling rendah, selanjutnya Anda perlu membuat anggaran. Hal ini penting demi kesuksesan perencanaan keuangan Anda.
Tanpa adanya daftar anggaran ini, akan cukup sulit mencari tahu kemana saja uang yang digunakan selama ini.
Untuk semakin memudahkan, pengeluaran bisa  dibagi ke dalam beberapa pos seperti simpanan, belanja dapur, listrik dan air, transportasi, angsuran pinjaman.
Jadi begitu mendapatkan penghasilan, uangnya langsung dibagi ke pos yang sudah dibuat. Cara ini harus  dilakukan dengan disiplin.
Tekadkan untuk Menabung
Kunci untuk memiliki manajemen keuangan yang baik dimulai dengan menabung. Sayangnya, tidak banyak orang yang disiplin dengan menabung.  Ada juga yang menabung tapi dari sisa uang (kalau ada sisa). Seringkali uang yang tersisa malah terpakai untuk berbagai urusan.
Anggota yang berpenghasilan tidak tetap akan sangat terbantu jika memiliki simpanan. Ketika uang didapat bisa menggunakan dana cadangan untuk memenuhi kebutuhan.
Dalam diklat CU Bonaventura sering diingatkan untuk menabung saat menerima penghasilan dan punya tujuan menabung. Kalau menabung di awal anggota akan lebih mudah menahan diri dari membeli berbagai macam barang atau hal-hal yang tidak terlalu penting. Begitu juga jika ada tujuan menabung, maka akan bersemangat untuk menyisihkan uang.

Bijak dalam berbelanja
Bagi beberapa orang, membandingkan harga ketika belanja memang menjadi salah satu kegiatan yang “seru”. Para ibu yang sering melakukan ini. Tapi cara ini sebenarnya cukup ampuh untuk menghemat pengeluaran. 
Sebelum kita memutuskan untuk membeli suatu barang, ada baiknya tidak terburu-buru dan langsung melakukan pembelian. Tapi sabar sejenak dan coba bandingkan harga barang yang sama dengan yang dijual di toko lain. Selain itu, bandingkan juga antara harga barang dengan kualitas yang ditawarkan. Siapa tahu Anda bisa menemukan barang dengan kualitas yang bagus dan juga harga yang murah.
Ujian terbesar dalam mengatur keuangan adalah godaan untuk belanja berbagai barang. Bahkan yang dibeli bukan barang yang benar-benar penting. Kadang tergoda membeli barang karena sesuai dengan selera. Padahal barang tersebut tidak dianggarkan. Godaan belanja hal-hal seperti ini juga sering kali membuat rencana keuangan yang telah Anda susun jadi berantakan. Salah-salah bisa terjebak utang buruk.
Itulah beberapa tips yang bisa membantu kita untuk mengelola uang khususnya yang berpenghasilan tidak tetap. Semoga berhasil.

Bagikan Ke:

Populer