+62 813-5232-0759
cu_bonaventura@hotmail.com
Singkawang, Kalimantan Barat, INA. 79251
blog-img
09/05/2020

MENGELOLA KEUANGAN – 2 Ketika Memperoleh Uang

bibil | Pendidikan | 595

Di tulisan sebelumnya, uang dapat diperoleh dengan bekerja atau dari pemberian orang lain.
Apa yang akan kita lakukan ketika memperoleh uang? Seperti apa prioritas kita dalam menggunakan uang?

Prioritas berkaitan dengan mendahulukan suatu hal dari hal lainnya. Tidak memahami prioritas penggunaan uang dapat menyebabkan kita selalu mengalami kesulitan keuangan bahkan kita selalu tergantung pada orang lain (tidak mandiri). Berikut adalah urutan prioritas penggunaan uang.

Prioritas pertama, MENABUNG.
Sering kita mendengar ungkapan, “Hemat pangkal kaya. Menabunglah kalau ada sisa uang.” Kita diharuskan berhemat, mengatur belanja supaya ada sisa uang. Sisa uang itulah digunakan untuk menabung. Cara pandang (paradigma) ini keliru. Kenyataannya, kebanyakan orang tidak memiliki sisa uang walaupun sudah berhemat, sehingga tidak mampu menabung.

Cara pandang (paradigma) harus diubah. “Setiap kali kita memperoleh uang, lebih dahulu gunakan untuk menabung sekurang-kurangnya 10 % sebelum digunakan untuk keperluan yang lain”. Setelah punya tabungan, barulah kita berhemat dengan mengatur belanja. Waduh, nanti uang belanjanya tidak cukup. Makanya berhematlah. 
Eh, sudah berhemat tapi tetap tidak cukup, nanti tidak makan pula. Carilah cara lain untuk menghasilkan uang. Ingat, setelah dapat uang lagi, tabung dulu minimal 10% dari yang didapat.

Kenapa sih harus menabung? Nanti akan dibahas di tulisan berikutnya.

Prioritas kedua, BAYAR KEWAJIBAN ATAU HUTANG.
Yang dimaksud kewajiban atau hutang sudah dibahas di tulisan sebelumnya . (MENGELOLA KEUANGAN – 1 Anggaran Bulanan Keluarga/Pribadi)

Lalai membayar kewajiban atau hutang dapat membuat orang lain susah bahkan menyusahkan diri sendiri: menghilangkan kepercayaan orang, merusak nama baik (reputasi) sendiri.
Lalai membayar tagihan listrik, nanti aliran listrik diputus.
Lalai membayar tagihan air, nanti aliran air dihentikan.
Lalai membayar uang sekolah anak, nanti anaknya tidak bisa ikut ulangan/ujian atau tidak terima raport/ijasah.
Lalai membayar hutang di warung/toko atau teman atau keluarga, nanti tidak mendapat bantuan lagi ketika kesulitan.
Lalai membayar hutang di CU Bonaventura, nanti mendapat malu karena ditagih. (kalau masih punya rasa malu sih)

Prioritas ketiga, gunakan untuk memenuhi KEBUTUHAN KERUMAHTANGGAAN .
Setelah menabung dan membayar hutang, barulah uang yang kita peroleh digunakan untuk belanja keperluan kerumahtanggaan: beli sembako, sabun, odol, dll.

Waduh, uangnya benar-benar tak cukup, karena sudah dipakai untuk nabung dan bayar hutang, bagaimana mau beli sayur dan lauk. Kalau begini, tinggal makan dengan sambal garam saja lah. (makatn baketep gare’)
Selagi kita masih sehat, waras, memiliki banyak sumber daya dan memiliki banyak waktu, lakukan apapun untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Tanamlah sayur dan lauk di pekarangan kita. Carilah cara lain untuk menghasilkan uang. Ingat, setelah dapat uang lagi, tabung dulu minimal 10% dari yang didapat.

Prioritas kempat, terakhir, gunakan untuk memenuhi KEINGINAN.
Prioritas terakhir ini boleh tidak dipenuhi. Bila keinginan tidak terpenuhi, pasti tidak akan menyebabkan hidup kita sekarat, tidak akan menyebabkan kita kehilangan kepercayaan orang lain, tidak akan kehilangan nama baik (reputasi).

Tidak ada salahnya juga bila prioritas terakhir ini dipenuhi, namun harus dipastikan kita sudah menabung, sudah membayar hutang dan kebutuhan kerumahtanggaan tidak terganggu.


Terima kasih sudah membaca tulisan ini, semoga bermanfaat.

Salam pemberdayaan,

Darma

Bagikan Ke:

Populer






Terbaru