+62 813-5232-0759
cu_bonaventura@hotmail.com
Singkawang, Kalimantan Barat, INA. 79251
blog-img
14/05/2020

MENGELOLA KEUANGAN – 4 Berhutang itu baik atau buruk

bibil | Pendidikan | 608

Hutang merupakan sejumlah uang yang dipinjam ke pihak lain (keluarga, teman, warung/toko, koperasi, bank, CU Bonaventura) untuk memenuhi berbagai kebutuhan atau pun keinginan.

Ada 2 jenis hutang, yaitu hutang produktif dan hutang konsumtif. 
Secara sederhana, perbedaan keduanya adalah: hutang produktif dapat menghasilkan uang, sedangkan hutang konsumtif tidak dapat menghasilkan uang bahkan bisa ‘menghabiskan’ uang. 

Hutang produktif lebih dianjurkan daripada hutang konsumtif. Karena sifatnya menghasilkan uang , maka hutang produktif itu ‘membayar dirinya sendiri’, sehingga tidak perlu menggunakan penghasilan lain (terutama penghasilan pokok) untuk melunaskannya. 

Contoh: (Sharing)
Saya pernah menanam cabe rawit sekitar 200 batang. Saya mengerjakannya menggunakan sisa waktu 1 jam setelah jam kerja kantor. Modal yang dikeluarkan tidak sampai Rp500.000,-. Hasil yang diperoleh sekitar Rp1.000.000,-. 
Ini artinya, jika saya meminjam uang Rp500.000,- di CU Bonaventura untuk modal usaha menanam cabe rawit, pinjaman saya mampu membayar dirinya sendiri sampai lunas tanpa harus menggunakan penghasilan dari gaji.

Jika hutang konsumtif dipilih untuk memenuhi kebutuhan, maka harus dipertimbangkan dengan sebaik-baiknya agar tidak mengganggu kondisi anggaran bulanan keluarga/pribadi. 
Karena pembayaran hutang konsumtif menggunakan penghasilan yang diperoleh, maka pastikan besarnya cicilan bulanan (angsuran pokok dan bunga) tidak lebih dari 35 % total penghasilan bulanan.

Jadi, berhutang itu baik atau buruk?

Berhutang itu BAIK, apabila:
1.  Penghasilan bertambah,
2.  Aset yang dimiliki bertambah,
3.  Untuk memenuhi kebutuhan,
4.  Hidup menjadi lebih baik.

Berhutang itu BURUK, apabila:
1.  Untuk memenuhi keinginan,
2.  Besarnya cicilan lebih dari 35 % total penghasilan,
3.  Kehilangan aset (jual tanah, jual rumah dan perabotnya, jual kendaraan, dll.) untuk membayar hutang,
4.  Hidup menjadi tidak tenang, mengalami banyak masalah.

Lebih bijaksana lah dalam berhutang. 
Ambillah hutang produktif, hutang yang dapat membayar dirinya sendiri, yang tujuannya untuk menambah penghasilan. 


Terima kasih sudah membaca tulisan ini, semoga bermanfaat.


Salam pemberdayaan,

Darma
13/5/2020

Bagikan Ke:

Populer






Terbaru